Jantho, adalah sebuah kota kecil yang terletak di tidak jauh dari Banda Aceh, bisa ditempuh dengan kenderaan roda dua ataupun roda empat, hanya membutuhkan waktu 1,5jam dari kota Banda Aceh, pada saat memasuki kawasan kota Jantho kita melihat jalan-jalan yang sangat sepi tanpa penghuni, wow bener-bener seperti kota mati, tapi seru lo… Mudah-mudahan kedepan kota ini menjadi salah satu daerah tujuan wisata Alam yang Indah dan bersih.
Kota Jantho juga sangat identik dengan Kolam Ikannya, nah disana kita bisa mencicipi ikan hasil pancingan sendiri, harganya bervariasi mulai dari harga yang murah sampe harga yang mahal… tapi kali ini perjalananku misinya untuk silaturrahim dengan salah satu keluarga teman kelasku, yang tinggal di Komplek Transmigrasi asal Pulau Jawa, kira-kira 30 menit dari kota jantho, tapi tidak terasa lelah sedikitpun disini, karena kiri-kanan jalan aku bisa melihat hijaunya pegunungan Jantho. aku bisa menikmati sejuknya pegunungan disini, serasa seperti di Puncah Jawa Barat.
Aku bersama dengan 10 orang teman-temanku, menikmati perjalan ini, dengan menggunakan mobil tuaku.. he.. walau demikian kita tetap sampai ke tujuah..he… Tujuan utama kita sesampai di Jantho adalah Kebun Binatang Mini Jantho, disini hanya terdapat beberapa jenis binatang saja, seperti Monyet, Burung, Beruang, Buaya dan Ular, setelah berkeliling di Kebun Binatang Mini, kami melanjutkan perjalanan ke Pusat Kota Jantho yang tidak jauh dari situ, dan kami menyempatkan shalat Zuhur di Mesjid Kota Jantho…Masyaallah bersih banget tu mesjid dan rapi, banyak bunga, pokoknya seru deh. Selepas melakukan Sholat Zuhur kami melanjutkan perjalanan untuk melihat-lihat pasar kota jantho dan berbelanja disana, selanjutkan kami menuju ke rumah salah satu teman kelasku di komplek Trans, dengan menempuh perjalanan lebih kurang 30 menit.
Sesampai di Rumah temanku, kami dijamu makan siang… wow… Suru bok.. kita makan makanan khas Jawa, wuih…serasanya di Jawa aja… he…, makanan utama siang itu adalah Lele goreng dan Lele Pepes, juga kerupuk nasi buata sendiri, dan lotek khas jawa.. juga tidak lupa terong sambel…he… pokoknya seru dan nikmat….
Selepas makan dan istirahan sejenak di rumah temanku, kami melanjutkan perjalanan ke Bukit dekat irigasi, tapi kita menyempatkan sholat di Mesjid Pancasila di Kampung itu, selepas shalat Ashar kita mulai mengendarai mobil menuju irigasi. Sesampai disana kami mulai berfoto ria, dan diakhiri dengan mandi di Irigasi yang kecil untuk melepaskan kepenatan… boleh juga lah.. he…
Mudah-mudahan jantho tetap asri dan sejuk seperti sekarang, ya kalo bisa pemerintahnya dan masyarakat untuk mewujudkan daerah itu sebagai kawasan wisata Alam, karena banyak tempat yang seru. Juga seru kalo dibuat tempat outbount activities… Mudah-mudahan cepat Terjadi….
Kalo Gak percaya, Coba deh.. jalan-jalan ke jantho, pasti kamu kepengen balik lagi kesana, karena Alamnya yang masih sangat Indah… dan sejuk…. Yuk berwisata Murah tanpa harus pergi keluar Aceh… masih banyak di Aceh Tempat yang seru…



Ternyata,, Jantho indah bget ya……….
jadi pengen maen ksana neh, plagi slama ne blum pernah sekali pun ke jantho.
jdi pengen ikutan neh!! plagi dengerin menu makan sianknya tuh, jadi laper broe………
ada yg lbh indah lg lho di Jantho. cb dech ke air terjunnya hmm.. cool
http://www.workfromhomeadsense.blogspot.com
Soal Kebun Binatang : Sebagai orang asli Tanoh Abee saya betul2 surprised n barutau kalau di Janthoe ada kebun binatang mini. Saran saya : Cagee, mbukmbuk/mawaih, terenggiling, landak, mangoeh/musang, ceurape, glueh/kijang, rusa, peulandok/napoh, gajah (po meurah), rimueng (apa ramhan jawie), bubrang dll adalah asli penduduk/penghuni/warga rimba yang sah dari Seulawah dan Bukit barisan/Glee Seumileuek/Batee Meutala yang sekarang ini sudah mulai langka. Kenapa tidak ditangkar disini saja ? Sudah banyak lho generasi muda sekarang yg tidak pernah lagi melihat satwa2 tersebut, padahal dulu dengan mudah bisa kita temukan disekitar Seulimeum.
BACUT CET LANGET : Soal Out Bound.
Alam Janthoe dan sekitarnya, sama halnya dengan Ciawi,Puncak,Cianjur n Sukabumi di Jawa Barat, sangat cocok untuk wisata alam sekaligus asah adrenalin aneuk aceh nyang ceubeueh2 dan beuhe2:
> Rafting/Arung Jeram dari Alue Gintong ke bendungan Kayee Adang, seperti di Citarik, Lido/Sukabumi.
> Bukit2 kecil seperti Cot Mineue di Datai Gaseue bisa untuk olah raga Para Layang/Gantolle.
> Cot Kayangan sangat sesuai untuk olah raga Hight Rope / Flying Fox/Mini Cable Car.
> Di lapangan2 terbuka dalam Kota Janthoe yang sepi dan mati itu bisa dibuka Arena Skite Board (papan seluncur) dan dijadikan tempat kompetisi mingguan / berkala untuk seluruh peminat olahraga ini dari Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh jaya, Sabang dan Pidie.
Semua hal dan sarana untuk kegiatan2 tersebut diatas memerlukan investasi yang sangat rendah, tetapi Insya Allah akan dapat menghidupkan KOTA MATI JANTHOE menjadi Ciawi, Gadog, Puncak nya orang2 Banda Aceh, Seulimeum, Lhok Nga, Sabang, Lamno, Sigli dll.
Ini memang Lamunan yang berbau Cet Langet, tapi gak bgitu mahal kok. Dan gak bgitu muluk kok. Reachable, Reasonable, Discussable and Debatable kok. dan bisa mendatangkan PAD baru untuk Aceh Besar, disamping membuat kehidupan penduduknya lebih bergairah, baik spirit atau ekonomunya. Pak Majid AR tertarik ? Pak Buchari tertarik? pak Kepala Dinas Pariwisata Aceh Besar tertarik ? Saya bersedia jadi konsultan gratissss, tisss, tisss, demi Janthoe.
hai.. salam kenal.. saya berniat untuk mengadakan perjalanan backpacker dengan seorang teman.. kira-kira nich mas gi mana dengan tingkat keamanan di jatho..trus di daerah itu ada penginapan ga ya?? trus bagaimana dengan harga nya( makanan dan penginapan) terima kasih sebelumnya ya saya butuh sekali nich jawabanya..:-)
saya mau ke islamic solidarity school di jantho. tau lokasinya