Ya, kita berharap seperti itu ya, biar Aceh lebih dapat dikenal oleh dunia luar, dan menjadi salah satu daerah kunjungan wisata yang beda.
dan sekarang Sultan Iskandar Muda Iternational Airport dah melayani penerbangangan keluar Negeri dengan menggunakan 2 maskapai penerbangan Air Asia (Banda Aceh-Kuala Lumpur) Kartika Airlines (Banda Aceh-Penang)… ini bener-bener suatu hal yang luar biasa, mudah-mudahan bisa bertahan ya…
Selain itu kalau mau ke Aceh juga ada beberapa Domestic Flight : Garuda Airlines (4x Sehari), Lion Air(2x Sehari), Sriwijaya Airlines(1x Sehari)… He…
promosi ne…
Coment donk buat kemajuan aceh …..

Woahh…keren banget aceh kalo beneran jadi gitu…
Semoga saja pembangunan nya benar2 bisa di realisasikan
Btw…dapat darimana gambarnya thunis?
Wah, si irma udah duluan ngasih coment.
Tu maket jadi visualisasi buat thunis yah.
Berhubunga thunis suka ma yang segala sesuatu yang berhubungan dengan penebangan, ntar kalau Ray mau berangkat kemanaaaa gituuu, pesan tiket ma thunis aja yah, hehehe……
hee….
Boleh deh, ya..suatu hari akan punya yang namanya THunis Air cekkkk..he
ntar free naiknya buat Quest IR
wah bagus sekali mas….
mudah2an terlaksana. senang lihat aceh bangkit kembali.
oh iya kapan bandara ini bisa dipakai?
Ya…Insyaallah di tahun 2009 sudah finishing itu airport, kalo sekarang lagi di perluas untuk appron pesawatnya, mungkin dalam waktu dekat akan di Bongkar itu terminal kedatangan Domestik and International juga VIP-a
Menurut…pakarnya sih untuk EMbarkasi Haji tahun ini bisa parkir 2 pesawat Airbus 747-500 dan menggunakan terminal baru…ntar deh saya akan posting gambar yang aslinya….
ya,,, mudah2 aceh cepat2 berbenah diri….
Alhamdulillah jika semua itu bener…..
saatnya aceh berbenah. bek sabe preh ujeu8n di musem khung (yggu hujan di usim kemarau)
http://www.indoflyer.net/content.asp?ContentId=29913, itu adalah link gambar yang saya peroleh. Bagus ya….
Mudah-mudahan Aceh tetap terjaga keamanannya, terjaga kebudayaannya yang islami. Mudah-mudahan dengan adanya jalur penerbangan internasional, tidak membuat budaya Aceh luntur, bahkan pudar oelh pengaruh budaya-budaya yang tidak baik.